Sering kita dengar tapi tahu ga sih makna dari "Takjil" itu?
Kali ini kita akan membahas hal yang sering kita dengar bahkan kita pernah mendapatkanya ketika ngabuburit yaitu "Takjil" apasih takjil itu?
Dalam bahasa Arab takjil berasal dari kata 'ajila yang berarti menyegerakan sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia kata takjil memiliki dua makna yaitu takjil yang bermakna mempercepat (dalam berbuka puasa) dan takjil yang bermakna panganan dan minuman untuk berbuka puasa.
Bisa kita simpulkan bahwa takjil adalah kudapan atau makanan ringan untuk mempercepat membatalkan puasa, nah makanan apa yang sekiranya cocok untuk menu takjil ya?
Makanan untuk takjil biasanya berjenis makanan ringan untuk menganjal perut setelah itu melaksanakan kegiatan seperti sholat maghrib terlebih dahulu.
Nah contoh makanan yang cocok untuk refrensi kita ketika mau membagikan takjil yaitu menu yang paling wajib adalah buah kurma dan menu lainya seperti roti kering maupun basah, manis maupun asin seperti risol, donat, bahkan onde-onde dan jenis makanan lainya.
Kalian tahu bahwa Rasulullah menganjurkan kita untuk membatalkan puasa mengunakan kurma loh, berikut hadistnya
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air“
Nah dapat kita simpulkan bahwa memakan kurma untuk membatalkan puasa setelah itu melaksanakan sholat maghrib dahulu merupakan sunnah Rasulullah yang bisa kita terapkan pada bulan Ramadhan kali ini dan semoga kita mendapat syafaat Rasulullah kelak pada hari pertimbangan nanti amin...
Komentar
Posting Komentar